SEKJEN KEMENAG RI SAMPAIKAN KULIAH UMUM DI IAIN CURUP

SEKJEN KEMENAG RI SAMPAIKAN KULIAH UMUM DI IAIN CURUP

KHM IAIN Curup, Institut Agama Islam Negeri Curup menyelenggarakan kuliah umum dengan tema “Internalisasi Moderasi Islam Dalam Pendidikan Guna Menjawab Tantangan Era Indrustri 4.0”. Kuliah umum tersebut menghadirkan nara sumber dari Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Bapak Prof. Dr. Phil. H. Muhammad Nur Kholis Setiawan, M.A,  Kegiatan yang diikuti oleh seluruh petinggi IAIN Curup terdiri Perangkat Akademik dan Perangkat Administrasi, dosen, karyawan dan mahasiswa, hadir Bupati Rejang Lebong yang di wakili Sekretaris Daerah RA. Deni, Ketua DPRD Rejang Lebong Wahono, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Rejang Lebong serta tamu undangan lainnya yang diselenggarakan Selasa, (10/9) di Aula Rektorat IAIN Curup.

Diawali dengan Sambutan Rektor Dr. Rahmad Hidayat, M.Ag., M.Pd beliau memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih setinggi-tinggi kepada Sekjend Kemenag RI ditengah kesibukan yang luar biasa dapat meluangkan waktu mengisi kuliah umum di IAIN Curup, selanjutnya Rahmad mengajak kepada semua  hadirin terutama mahasiswa baru untuk menjadikan Prof. Dr. Phil. H. Muhammad Nur Kholis Setiawan, M.A sebagai profil tokoh Moderasi Islam Indonesia, hal ini sangat beralasan dengan talenta yang langka mengadopsi peradaban ilmiah timur dan barat menempuh pendidikan S.2 di Leiden University Belanda S.3 Bonn University German tapi jangan lupa bahwa beliau seorang santri yang akrab dengan kitab kuning sarat dan mapan dengan kaedah fiqh, nahwu syaraf, mantiq dan balaqhah. Tepatlah beliau dijuluki ulama intelektual dan intelektual yang ulama, demikian juga cita-cita besar IAIN Curup terhadap mahasiswanya berdasarkan pada visi, misi, strategi serta tujuan Institusi.

Prof. Dr. Phil. H. Muhammad Nur Kholis Setiawan, M.A. pada paparan materi kuliah umumnya beliau mengatakan bahwa bangsa  Indonesia merupakan bangsa yang besar dan bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu mengelola keragaman. Maka dari itu Prof. Nur Kholis Setiawan, mengharapkan dari kuliah umum tersebut dapat mengubah paradiqma pendidikan guna menjawab tantangan indrustri 4.0 yang disebut era digital. Kampus-kampus yang ada dilingkungan Kementerian Agama harus mempersiapkan sumber daya manusia yang handal untuk menjawab tantangan tersebut  serta mengajarkan tatanan agama yang moderat agar mahasiswa dapat beradaptasi dengan era yang sedang berlangsung yaitu teknologi digital. Nur Kholis Setiawan menjelaskan ada lima ciri orang moderat jika dilihat dari indikator pertama bersikap terbuka, kedua mengutamakan nalar atau mengutamakan intelektual, ketiga memiliki kesadaran keterbatasan diri, keempat tawaduk (rendah diri) dan yang kelima senantiasa berfikir untuk bermanfaat bagi orang lain. Itulah ciri karakter orang moderat yang perlu kita ketahui ungkap beliau.

2 × four =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight + twenty =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.